Tak pernah terlintas di benakku, di hatiku, bahkan bahasa tanganku untuk ucapkan selamat tinggal padamu.
Tetapi karna seperti takdir yang telah tertulis, seperti jantung yang harus memompa darah, seperti air yang harus mengalir, seperti cinta yang harus berkorban, seperti aku terhadap ketakutanku!!!
Takut pergi tanpa sempat melambai tangan, meneriakkan kalimat itu “selamat tinggal ***** ”!!!